Linguistik merupakan salah satu ilmu yang mempelajari tentang bahasa atau bisa dikatakan pengkajian bahasa secara ilmiah. Dikatakan sebagai suatu ilmu karena linguistik sama seperti ilmu pengetahuan lain, yang dibangun berdasarkan masa lampau, tidak hanya menentang ajaran tradisional atau sejarah linguistik yang sudah ada sejak zaman Yunani, tetapi juga dikembangkan dan dirumuskan kembali. Dikatakan pengkajian bahasa secara ilmiah karena linguistiK mengkaji atau meneliti suatu objek (bahasa itu sendiri) melalui pengamatan-pengamatan secara teratur atau menggunakan metode dengan benar yang kemudian dibuktikan benar atau tidaknya penelitian itu serta mengacu pada suatu teori tentang struktur bahasa.

Dalam asal usul tata bahasa tradisional, bahasa masih diperdebatkan oleh para filosofis Yunani yaitu apakah bahasa dipengaruhi oleh alam atau konvensi. Antara alam dan konvensi memang sangat sulit untuk dipahami karena alam merupakan sesuatu yang tidak berhubungan dengan manusia (diluar campur tangan manusia) dan sudah ada sebelum manusia. Kemudian dikatakan konvensi yaitu sesuatu yang lahir dari manusia itu sendiri (diciptakan oleh manusia), sesuatu yang dimaksudkan adalah bahasa itu sendiri.

Linguistik memiliki dua bentuk yaitu bahasa lisan dan bahasa tulisan, penilaian orang bahwa bahasa tulisan lebih baik dari lisan, tetapi ternyata bahasa lisan juga lebih penting karena dikatakan lisan berarti berhubungan dengan kesususastraan. Bahasa merupakan sesuatu yang murni dan benar. Murni dan benar karena bahasa lebih indah dari bentuk bahasa lainnya, untuk dapat memahaminya maka pada hakikatnya kita dapat membedakan apakah linguistik merupakan ilmu pengetahuan deskriptif ataukah preskriptif. Setiap masyarakat memiliki bentuk bahasanya masing-masing sesuai dengan daerahnya yaitu melalui kemurnian dan kebenaran dari bahasa itu sendiri. Maka, bisa dipahami bahwa linguistik merupakan ilmu pengetahuan deskriptif yaitu bagaimana linguistik menggambarkan bagaimana orang-orang menggunakan bahasa untuk berbicara atau menulis bukan preskriptif yaitu menentukan atau menetapkan bagaimana orang-orang berbicara atau menulis.

Dalam study tentang bahasa pula muncul dua perbedaan istilah yaitu study bahasa tentang sinkronis dan study bahasa tentang diakronis. Yang dimaksud dengan deskriptif diakronis adalah menggambarkan perkembangan sejarah bahasa melalui waktu yaitu dari awal lahirnya bahasa hingga sekarang ini atau digambarkan dari abad ke abad. Sedangkan deskriptif sinkronis adalah menggambarkan perkembangan sejarah bahasa pada keadaan tertentu atau pada suatu masa saja. Jelaslah pula bahwa perkembangan atau perubahan bahasa bukan dipengaruhi semata-mata disebabkan oleh waktu karena waktu tidak akan dapat mempengaruhi perkembangan bahasa, tetapi perkembangan atau perubahan bahasa bisa saja dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, baik faktor dari luar maupun dari dalam yang menentukan keadaan tetentu. Jadi, linguistic merupakan ilmu pengetahuan deskriptif sinkronis.